• SMA NEGERI 2 KUPANG TIMUR
  • Where Tomorrow's Leaders Come Together

Rindu tanpa Jumpa

Kamu di sini kami di sana
Kita adalah benih yang sama
yang tumbuh dalam ladang yang berbeda

 Kita hanya terpisah oleh tepi batas
di atas tanah yang sama
Tanah leluhur kita
Timor Leste bumi Lorosae

Seribu rindu dan sejuta kenangan
Atas indahnya kasih sayang
dan persaudaraan yang pernah terjadi

Tak bisa dibatasi
Selembar kain berwarna
Bernama bendera

Tak bisa di bendung
Oleh penjaga batas
Berbadan kekar bersenjata

Karena kami rindu saudaraku
yang lahir dari rahim yang sama
Tapi dia di sini kami di sana
Terkungkung dalam rindu tanpa jumpa.



Oleh: Hen Jami

Komentar

Sangat menginspirasi dan membangkitkan rasa persaudaraan

Pesan kerinduan dan persaudaraan dengan sangat indah

Rindu yang sangat mendalam terhadap sanak saudara

Sangat merindukan

Rindu yang mendalam tergambar jelas dalam setiap bait

Rindu yang sangat mendalam

Puisi yang sangat bagus dan menyentuh

Puisi yg indah

Persaudaraan sejati tidak bisa di hapus oleh garis batas atau simbol negara

Merdeka

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Suara dari Kaum tak Bersuara

Wahai tuanku Ki Hajar DewantaraPembesar berhati besar tapi mencintai kami yang kecilYang kadang dibuat kasar oleh guru dari jaman kolonialPadahal jiwaku ragakuzamankualamkuada di jaman

19/03/2024 20:55 - Oleh Hen Jami - Dilihat 920 kali
TATAPAN

Aku terdiam pada tatapan paling dalam Hampir ku tenggelam karena tak mampu menyelam Dalam rasa yang tak kunjung usai           &

10/03/2024 22:35 - Oleh Hen Jami - Dilihat 291 kali
SENJA YANG SEPI

Senja kali ini masih seindah senja kemarin begitu pula dengan malam ini, masih setia dengan pekat yang sama Lalu… Apa yang berbeda..? Bukankah kemarin dan hari ini sepinya mas

10/03/2024 22:33 - Oleh Hen Jami - Dilihat 346 kali
“HARAPAN”

Melangkahi embun pagi yang menyapa subuh degan tetesnya. Tarulah harapan baru di setiap harinya Dan berharap nikmat ada di setiap waktunya Pagi ini mugkin beda dari pagi kemarin Kak

10/03/2024 22:31 - Oleh Hen Jami - Dilihat 240 kali
MEI DAN AIR MATA

Mungkin ini senja Yang kesekian Yang selalu menjadi primadona dalam dada Bahkan hingga malam yang paling sunyi sekalipun Ia masih bersembunyi dalam mimpi dan cerita yang kini mendada

10/03/2024 22:29 - Oleh Hen Jami - Dilihat 248 kali
SEPI YANG PALING HINA

Malam Kini hadir Menyapa GubukKu yang kosong Bulan telah pergi membawa cahayanya Lalu tinggalkan aku sendiri memeluk sepi yang paling hina Bahkan anginpun seolah lewat tanpa gairah

10/03/2024 22:27 - Oleh Hen Jami - Dilihat 234 kali
DOA UNTUK MAMA

  Di balik jendela ku yang tanpa kain Ku nikmati angin malam yang Tuhan kirim Kupandang langit Tuhan yang maha luas Kadang cerah kadang gelap Persis seperti hidupku yang kadan

10/03/2024 22:23 - Oleh Hen Jami - Dilihat 251 kali
"GELAS AQUA "

  Dulu waktu kau masih berlabel... Kami cari mu di saat haus dan kami belikan dengan mahal. Sekarang...kami habiskan isimu yang murni dan kami buang, kami injak dan menyebut mu

10/03/2024 22:22 - Oleh Hen Jami - Dilihat 199 kali
"HUJAN DI BULAN JUNI"

  Kami sang abdi masih mengabdi… Mendung mencekam, gemuruh mendesak Kaki enggan melangkah karena rintik telah memberi tanda. Hujan turun lagi, di bulan juni yang tak bia

10/03/2024 22:20 - Oleh Hen Jami - Dilihat 318 kali
HUJAN SAAT BULAN PURNAMA

Sahabat ku….bulan purnama se indah ini tidak ada yang punya. Jika kau tersenyum bahagia, dia pun tersenyum di balik dedaunan. Malam yang dingin karena pohon-pohon rindangku,men

10/03/2024 22:18 - Oleh Hen Jami - Dilihat 451 kali