• SMA NEGERI 2 KUPANG TIMUR
  • Where Tomorrow's Leaders Come Together

MEI DAN AIR MATA

Mungkin ini senja Yang kesekian

Yang selalu menjadi primadona dalam dada

Bahkan hingga malam yang paling sunyi sekalipun

Ia masih bersembunyi dalam mimpi dan cerita yang kini mendadak hilang dari ranjang

Lalu kenapa Ia masih mengisahkan hujan yang paling sedih waktu itu???

 

Ia pernah berkata

Langit akan menulis seluruh musim dalam satu rasa

Lalu seolah menyuruhku mengeja Kerinduan

Di pertengahan Mei waktu itu yang hanyut dalam ribuan air Mata

Apakah kamu terluka???

Ia..sangat Luka..

Bahkan waktu sekalipun gagal menjahit Luka itu

Karena kenangan tentangMu masih terus menganga

 

Kali ini Langit desaKu seolah kehilangan Bicara

Walau dulu Langit dan senja yang selalu dikisahkan

Aku menunggu setelah Hujan, Pelangi dan Mentari Kemarin

Tapi kenapa kau tak kunjung pulang??

 

Waktu kembali menyadarkan

Menyuruhku untuk berhenti berharap

Dan membiarkan semua kisah Air Mata itu

Hanyut dalam aliran kenangan

Karena LangitMu dan langitKu sudah tak lagi sama????

 

PojokSepi Jami pelolo,21 Mei 2022 (Lussy Jami)

 

 

Komentar

Baguss sekalii

Mantap puisinya

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Suara dari Kaum tak Bersuara

Wahai tuanku Ki Hajar DewantaraPembesar berhati besar tapi mencintai kami yang kecilYang kadang dibuat kasar oleh guru dari jaman kolonialPadahal jiwaku ragakuzamankualamkuada di jaman

19/03/2024 20:55 - Oleh Hen Jami - Dilihat 944 kali
Rindu tanpa Jumpa

Kamu di sini kami di sanaKita adalah benih yang samayang tumbuh dalam ladang yang berbeda Kita hanya terpisah oleh tepi batasdi atas tanah yang samaTanah leluhur kitaTimor Leste bu

19/03/2024 20:39 - Oleh Hen Jami - Dilihat 1086 kali
TATAPAN

Aku terdiam pada tatapan paling dalam Hampir ku tenggelam karena tak mampu menyelam Dalam rasa yang tak kunjung usai           &

10/03/2024 22:35 - Oleh Hen Jami - Dilihat 328 kali
SENJA YANG SEPI

Senja kali ini masih seindah senja kemarin begitu pula dengan malam ini, masih setia dengan pekat yang sama Lalu… Apa yang berbeda..? Bukankah kemarin dan hari ini sepinya mas

10/03/2024 22:33 - Oleh Hen Jami - Dilihat 384 kali
“HARAPAN”

Melangkahi embun pagi yang menyapa subuh degan tetesnya. Tarulah harapan baru di setiap harinya Dan berharap nikmat ada di setiap waktunya Pagi ini mugkin beda dari pagi kemarin Kak

10/03/2024 22:31 - Oleh Hen Jami - Dilihat 270 kali
SEPI YANG PALING HINA

Malam Kini hadir Menyapa GubukKu yang kosong Bulan telah pergi membawa cahayanya Lalu tinggalkan aku sendiri memeluk sepi yang paling hina Bahkan anginpun seolah lewat tanpa gairah

10/03/2024 22:27 - Oleh Hen Jami - Dilihat 265 kali
DOA UNTUK MAMA

  Di balik jendela ku yang tanpa kain Ku nikmati angin malam yang Tuhan kirim Kupandang langit Tuhan yang maha luas Kadang cerah kadang gelap Persis seperti hidupku yang kadan

10/03/2024 22:23 - Oleh Hen Jami - Dilihat 280 kali
"GELAS AQUA "

  Dulu waktu kau masih berlabel... Kami cari mu di saat haus dan kami belikan dengan mahal. Sekarang...kami habiskan isimu yang murni dan kami buang, kami injak dan menyebut mu

10/03/2024 22:22 - Oleh Hen Jami - Dilihat 232 kali
"HUJAN DI BULAN JUNI"

  Kami sang abdi masih mengabdi… Mendung mencekam, gemuruh mendesak Kaki enggan melangkah karena rintik telah memberi tanda. Hujan turun lagi, di bulan juni yang tak bia

10/03/2024 22:20 - Oleh Hen Jami - Dilihat 356 kali
HUJAN SAAT BULAN PURNAMA

Sahabat ku….bulan purnama se indah ini tidak ada yang punya. Jika kau tersenyum bahagia, dia pun tersenyum di balik dedaunan. Malam yang dingin karena pohon-pohon rindangku,men

10/03/2024 22:18 - Oleh Hen Jami - Dilihat 489 kali