Cermin Datar
Guru: “Kalau kamu lihat cermin, bayangan kamu terlihat di mana?”
Siswa: “Di masa lalu, Bu… karena saya dulu lebih kurus!”
Komentar
Berkaca itu penting
Mencerminkan Diri Untuk Melihat Masa Depan
Bikin ngakak jadi ingat waktu masih langsing
Tmbh parah
Makin hari makin parah
Bercermin pada cermin yg kotor membuat kita tidak mengetahui di mana noda itu berada
Saya lebih senang berkaca
Berkaca Itu penting
Ahah Mengaca dlo su Ganteng ko belum
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
DATA STATISTIK
Teman: “Kenapa kamu takut sama statistika?” Aku: “Karena di situ perasaan cuma dianggap ‘data sampel’.”
matematika Diskon
Guru: “Apa hasil dari 100.000× 3?” Murid: “Tergantung, Bu. Lagi diskon atau nggak?”
"Perasaan"
Teman: “Kenapa kamu suka matematika?” Aku: “Karena kalau salah, bisa dihitung lagi. Nggak kayak perasaan.”
Alajabar
Guru: “Kenapa kamu takut sama aljabar?” Murid: “Soalnya X terus hilang… kayak dia yang pergi tanpa kabar.”
Matematika
Guru Matematika: “Kenapa kamu nggak pernah takut sama soal pecahan?” Murid: “Karena saya sudah terbiasa… hidup saya juga sudah terbagi-bagi antara tugas, utang
Matematika
Guru Matematika: “Kenapa kamu nggak pernah takut sama soal pecahan?” Murid: “Karena saya sudah terbiasa… hidup saya juga sudah terbagi-bagi antara tugas, utang
Piring Pecah
Ibu: “Kenapa piringnya pecah?” Anak: “Itu piringnya, Bu, nggak kuat menahan kenyataan.”
TERLAMBAT
Guru: “Kenapa kamu terlambat?” Murid: “Bangun kesiangan, Bu.” Guru: “Kenapa bisa kesiangan?” Murid: “Soalnya alarmnya kurang motivasi Bu.&rdquo
Hukum Kekekalan Energi
Guru: “Energi tidak bisa diciptakan atau dimusnahkan, hanya berubah bentuk.” Siswa: “Betul, Bu. Energi semangat belajar saya berubah jadi ngantuk.”
Listrik Statis
Teman: “Kenapa rambut kamu berdiri semua?” Teman lain: “Soalnya lagi dekat sama orang yang bikin deg-degan!”

Gak tahu